
Satu Pulau, Giliran Berputar, dan Jendela Latihan yang Sempit
Batam memberi dua kendala yang jarang bertemu di kota lain sekaligus. Yang pertama cuaca: udara yang basah terus-menerus menyisakan hanya dua kerat hari yang enak dipakai di luar, yaitu pagi sebelum setengah delapan dan selepas petang. Yang kedua jam kerja: giliran yang berputar tiap pekan, kadang menyentuh malam, dan di sisi Batu Ampar ikut mengikuti jadwal kapal yang ditentukan di laut.
Dua kendala itu memotong jendela latihanmu jadi sangat sempit, dan di situlah rencana yang kaku selalu gugur lebih dulu. Jalan keluarnya dua lapis. Lapis pertama, sesi dibuat pendek, 45 menit yang padat, sebab bentuk sependek itu yang masih sanggup dijalani sesudah delapan jam di lini produksi. Lapis kedua, tiap peserta punya dua titik latihan sejak awal: satu di luar ruang untuk jendela pagi dan petang, satu beratap atau kolam untuk jam di antaranya.
Geografi pulau ikut diperhitungkan. Menyeberang dari Sekupang ke Bengkong memakan waktu yang nyata, jadi pelatih dicarikan dari sisi pulau yang sama denganmu sejak hari pertama. Itu terdengar sepele, tetapi jarak tempuh pelatih adalah hal yang paling sering membuat sesi di kota ini dibatalkan di menit terakhir.