Kursus NasionalBela Diri

Kursus Anggar IndonesiaLatihan Fleksibel Bersama Pelatih Profesional

Latihan anggar dengan pendekatan modern dan personal, fokus pada kelincahan, strategi, dan teknik menyerang serta bertahan, dimentori pelatih berpengalaman.

  • Mulai Rp 127.450 per pertemuan
  • 4.8 dari 130 ulasan
  • Online seluruh Indonesia, tatap muka di 28 kota

Konsultasi gratis. Pelatih datang ke lokasimu, dan tarif lengkap disampaikan sebelum sesi pertama.

Gambar Kursus Anggar Indonesia oleh Fitraga
Program
Kursus Anggar Indonesia
Penyelenggara
Fitraga
Biaya mulai
Rp 127.450 per pertemuan
Jadwal
Sesi 60 menit, sore hari kerja atau pagi akhir pekan, 1 sampai 3 kali seminggu.
Metode
Tatap muka di aula atau ruang berlantai datar minimal 14 meter, pelatih membawa peralatan latihan.

Tentang Kursus

Kursus Anggar Fitraga: Bela Diri yang Penuh Kecerdasan

Konsultasi gratis lewat WhatsApp

Lantai datar minimal 14 meter adalah syarat pertamanya, karena lunge dan langkah mundur butuh lintasan lurus tanpa sambungan yang menjegal kaki. Aula atau ruang serbaguna yang kamu siapkan memenuhinya, dan pelatih Fitraga membawa senjata latihan serta pelindungnya. Sesinya 60 menit, dijadwalkan satu sampai tiga kali sepekan, sore atau pagi akhir pekan, melatih sikap en garde, jarak, dan waktu serangan.

Prasyaratnya sedikit tapi tegas: ruang berlantai datar yang bisa dipakai berulang, sepatu bersol rata, dan lutut yang sanggup menekuk lama tanpa ikut tegak. Umur masuk paling lazim delapan tahun, dan yang lebih kecil memegang tongkat busa lebih dulu. Batas atas tidak ada; sejumlah peserta kami berumur empat puluhan ke atas.

Bulan pertamamu punya bentuk yang bisa kamu bayangkan sekarang. Pertemuan satu dan dua habis di kaki, maju mundur di satu garis sampai lutut berhenti protes. Pertemuan tiga menambahkan pegangan senjata dan arah ujung bilah. Pertemuan empat menyentuh bilah lawan: menekan, mencari, melepas, tanpa satu tusukan pun dinilai.

Peminat anggar punya pola yang khas. Banyak orang tua mendaftarkan anaknya sesudah menonton nomor ini di televisi, penggemar permainan papan strategi datang karena aturan prioritas terasa seperti teka-teki, dan sebagian peserta dewasa pindah dari olahraga ketahanan karena ingin latihan yang menuntut keputusan dalam hitungan detik.

Kurikulum6 materi

Materi Anggar yang Diajarkan

Urutan materi anggar dari dasar sampai siap kompetisi. Pelatih mengukur kemampuanmu di sesi pertama, lalu menyesuaikan urutannya.

  1. En garde dan langkah di lintasan lurusAnggar bergerak maju dan mundur di satu garis, jadi langkah kaki dilatih sebelum bilah disentuh. Kamu belajar berdiri en garde dengan kedua lutut menekuk dan tumit sejajar lintasan, lalu advance dan retreat tanpa menegakkan badan di antara langkah. Lunge menyusul: kaki depan melesat, tangan bersenjata bergerak lebih dulu. Pemula hampir selalu menegakkan kaki belakang terlalu cepat, dan pelatih mengoreksinya lewat drill langkah pendek berulang sampai lututmu belajar menahan posisi.en garde · advance dan retreat · lunge · tumit sejajar lintasan
  2. Memegang senjata dan kontak bilah pertamaPegangan menentukan seluruh pekerjaan ujung bilah, jadi sesi ini menyetel posisi jari dan pergelangan sampai senjata terasa ringan di tangan. Kamu melatih mengarahkan ujung ke sasaran tanpa mengayun lengan, lalu merasakan kontak dengan bilah lawan: menekan, mencari, dan melepas. Perlengkapan dikenalkan di sini juga, dari masker, jaket, sampai sarung tangan di tangan bersenjata, termasuk cara memeriksa semuanya terpasang rapat sebelum satu tusukan pun dilepas.pegangan senjata · mengarahkan ujung bilah · kontak bilah · masker dan jaket
  3. Parry dan riposteBertahan di anggar berarti membelokkan bilah lawan lalu menjawab sebelum tangannya kembali. Kamu melatih parry di beberapa posisi tangan, cukup kecil supaya senjatamu tetap dekat sasaran, lalu riposte langsung dari titik itu tanpa menarik lengan dulu. Latihan berpasangan berjalan lambat lebih dulu: satu orang menyerang pada jalur yang sudah diberitahukan, satu orang menangkis. Kecepatannya naik setelah tanganmu berhenti menangkis terlalu lebar, yaitu kebiasaan yang justru membuka sasaranmu sendiri.parry · riposte · tangkisan kecil · jalur serangan yang disepakati
  4. Jarak dan waktu masukSerangan yang masuk hampir selalu soal jarak, dan jarak di anggar berubah setiap langkah. Kamu belajar mengukur panjang lunge sendiri, menahan diri di luar jangkauan lawan, lalu masuk tepat ketika kakinya sedang menyusul. Feint dilatih di tahap ini: mengancam satu sasaran supaya lawan menangkis, lalu memindahkan ujung bilah ke sasaran lain di saat terakhir. Pelatih memakai latihan maju mundur berpasangan supaya kamu merasakan sendiri kapan jarak sudah cukup pendek.mengukur jarak · feint · waktu masuk · jangkauan lunge
  5. Tiga senjata dan aturannya masing-masingFoil, epee, dan sabre memakai badan yang sama tapi menuntut keputusan berbeda. Foil menghitung tusukan ke badan dan memakai aturan prioritas, jadi siapa yang lebih dulu menyerang ikut menentukan pemilik poin. Epee menerima tusukan ke seluruh tubuh tanpa prioritas, sehingga kesabaran menunggu jadi senjata tersendiri. Sabre memakai tebasan selain tusukan dan ritmenya paling cepat. Kamu mencoba ketiganya beberapa sesi, lalu memilih satu untuk ditekuni lebih dalam bersama pelatih.foil · epee · sabre · aturan prioritas
  6. Bout dan kebiasaan lawanSatu bout jarang dimenangkan oleh satu serangan favorit, karena lawan sudah membacanya setelah beberapa poin. Kamu melatih mencatat kebiasaan: siapa yang selalu menangkis ke arah yang sama, siapa yang mundur begitu kakimu bergerak sedikit. Dari catatan itu pola disusun, satu gerakan untuk memancing dan satu untuk menutup. Latihannya berbentuk bout pendek dengan target yang disepakati sebelum mulai, lalu dibahas pelatih begitu poin terakhir jatuh.bout pendek · mencatat kebiasaan · memancing tangkisan · mengelola skor

Progress record dicatat tiap sesi, jadi kamu tahu materi mana yang sudah tuntas.

Kata Mereka

Awalnya cuma iseng ikut, tapi sekarang anggar jadi hobi yang saya tekuni. Latihannya seru, pelatihnya sabar, dan jadwalnya fleksibel.

RafiMahasiswa

Anak saya jadi lebih fokus dan percaya diri sejak ikut kursus anggar di Fitraga. Geraknya makin lincah dan dia selalu semangat tiap latihan.

Ibu NiaOrang Tua Naya, 12 tahun

Sebagai pelatih olahraga, saya ikut kelas anggar di Fitraga untuk menambah ilmu. Teknik dan pendekatannya sangat baik. Sangat direkomendasikan.

DimasGuru Olahraga

Benefit

Satu Lawan Satu

Anggar dimainkan satu lawan satu, jadi di sesi privat pelatih sekaligus menjadi lawanmu. Dia merasakan tekanan bilahmu lewat ujung senjatanya sendiri, lalu memperlambat serangan di tengah gerakan begitu tanganmu menangkis terlalu lebar. Koreksi seperti itu sulit diberikan dari pinggir lintasan, dan satu jam berdua membuat tiap tusukan dibahas sebelum diulang.

Fleksibilitas Jadwal

Jadwal anggar terikat pada izin pemakaian ruang, jadi pelatih mengurusnya bersamamu lebih dulu. Begitu satu aula disepakati, kamu yang memilih harinya: petang selepas kantor, atau pagi ketika gedung masih kosong. Giliran kerja yang bergeser tiap pekan tetap bisa diikuti, cukup satu pesan sehari sebelumnya, dan pelatih yang menyesuaikan perjalanannya.

Progress Record

Catatan latihan anggar berisi angka yang spesifik: panjang lunge-mu dalam sentimeter, berapa parry yang berhasil dari sepuluh serangan yang diberitahukan, dan senjata mana yang paling nyaman di tanganmu. Pelatih juga mencatat kebiasaan lawanmu di bout pendek, lalu memakainya menyusun latihan pekan berikutnya. Tiga bulan catatan membuat kemajuanmu terbaca tanpa perlu diingat-ingat.

Pelatih Profesional

Pelatih anggar Fitraga datang membawa senjata latihan, masker berjaring, jaket berlapis, serta sarung tangan untuk tangan bersenjata, lalu memeriksa setiap tali pengikat sebelum kontak pertama dibuka. Latar mereka praktisi gelanggang, jadi mereka tahu kapan bilah boleh dipercepat dan kapan tanganmu masih perlu drill langkah. Pengalaman itu yang membuat pemula tidak dipaksa buru-buru.

Pilihan Pelatih

Kamu memilih pelatih berdasarkan senjata yang dia tekuni, dan itu keputusan yang nyata di anggar: foil, epee, dan sabre menuntut cara berpikir yang berbeda. Kalau tiga sesi percobaanmu berakhir di sabre, kami carikan pelatih yang memang hidup di nomor itu, termasuk yang jam mengajarnya cocok dengan jam kosongmu.

Aman dan Nyaman

Rasa aman di anggar datang dari benda-bendanya: ujung bilah tumpul bertutup karet yang melengkung saat tusukan masuk sehingga tenaganya terbuang, masker berjaring, dan jaket yang menutup badan. Pelatih membuka jalur komunikasi untuk hal kecil juga, misalnya masker pinjaman yang terasa sempit atau lantai aula yang mulai licin. Keluhan seperti itu dijawab pada hari yang sama.

Kata-kata yang Dipakai di Tepi Lintasan

Sebagian berasal dari bahasa Prancis dan tetap dipakai apa adanya di ruang latihan mana pun.

Piste
Lintasan latihan dan pertandingan anggar, berupa jalur lurus panjang dengan garis pembatas di kedua ujungnya. Semua perpindahan maju dan mundur terjadi di dalamnya.
En garde
Aba-aba sekaligus nama sikap siap sebelum pertukaran dimulai. Terdengar di awal tiap latihan berpasangan dan di awal tiap poin ketika bertanding.
Allez
Aba-aba untuk mulai bergerak sesudah kedua pemain siap. Di ruang latihan pelatih memakainya sebagai penanda bahwa satu pengulangan sudah berjalan.
Halte
Aba-aba berhenti yang memutus pertukaran seketika. Begitu kata itu jatuh, semua gerakan berakhir, termasuk serangan yang sudah berjalan setengah jalan.
Touche
Sebutan untuk tusukan yang dinyatakan sah dan berbuah poin. Dipakai juga sebagai pengakuan sopan ketika kamu merasa terkena lebih dulu.
Prioritas
Aturan yang menentukan pemilik poin ketika dua tusukan mendarat hampir bersamaan. Ia yang membuat urutan siapa menyerang lebih dulu jadi penting.
Riposte
Serangan balasan yang keluar langsung sesudah tangkisanmu berhasil. Namanya tetap sama baik ia berupa tusukan pendek maupun serangan yang disertai langkah.
Feint
Ancaman palsu ke satu sasaran yang dibuat supaya lawan bereaksi. Nilainya terletak pada reaksi yang ia pancing, dan tusukan sesungguhnya menyusul di sasaran lain.
Forte dan foible
Dua bagian bilah: forte separuh dekat gagang yang kaku, foible separuh ujung yang lentur. Tangkisan bekerja di forte, tusukan mendarat lewat foible.
Remise
Tusukan ulang yang dilepas di tempat, tanpa menarik lengan pulang, sesudah serangan pertamamu ditangkis. Ia terpakai ketika lawan menangkis lalu lupa menjawab.
Bout
Satu pertemuan antara dua pemain yang berjalan sampai jumlah poin tertentu tercapai atau waktunya habis. Di latihan panjangnya dipendekkan mengikuti sasaran hari itu.
Lame
Jaket logam penghantar yang dipakai di atas pelindung pada pertandingan beralat listrik, supaya tusukan di sasaran sah terbaca oleh alat penilainya.

1.131+

Sesi Latihan

106+

Coach Profesional

95%

Peserta Puas

100%

Latihan Fleksibel

Urutan Gerak yang Memutuskan Tusukanmu Masuk

Anggar menghukum urutan yang keliru lebih keras daripada tenaga yang kurang. Lima bagian berikut yang paling sering jadi sebabnya.

  • Lunge yang berangkat dari ujung bilah

    Ujung senjata bergerak lebih dulu, lengan menyusul memanjang, baru kaki depan melesat rendah menyusuri lantai dengan tumit mendarat lebih awal. Kaki belakang menekan lurus sampai telapaknya rata. Panjang satu lunge ditandai di lantai supaya kamu tahu jangkauanmu sendiri tanpa menebak.

    Yang sering keliruKaki melompat lebih dulu dan tangan menyusul di akhir. Lawan melihat bahu serta pinggul bergerak sebelum bilahnya datang, jadi dia punya waktu menangkis sambil mundur. Kebiasaan ini tumbuh karena tungkai terasa lebih bertenaga daripada lengan, sehingga tubuh memilih jalur yang paling kuat.

  • Tangan bersenjata yang tetap rendah

    Pergelangan dijaga sedikit di bawah garis bahu, ujung bilah mengarah ke dada lawan, dan jari yang memegang gagang mengerjakan pekerjaan halusnya sendirian. Kamu menggerakkan ujung dalam lingkaran sekecil koin sementara pangkal lengan tinggal diam. Siku tetap dekat badan sepanjang pertukaran.

    Yang sering keliruMengangkat tangan setinggi kepala karena posisi itu terasa lebih siap menangkis. Akibatnya ujung bilahmu tidak lagi menunjuk sasaran dan tiap seranganmu butuh satu gerakan tambahan untuk kembali ke jalur. Peserta yang pernah bermain pedang mainan sewaktu kecil paling sering membawanya.

  • Mundur yang menjaga lebar berdiri

    Langkah mundur dimulai dari kaki belakang yang mencari lantai lebih dulu, lalu kaki depan menyusul sejauh yang sama sehingga lebar berdirimu tidak berubah. Pinggul tetap rendah dan kepala bergerak di ketinggian yang sama, seperti meja yang digeser.

    Yang sering keliruMundur dengan langkah panjang yang menyeret kaki depan, sehingga kuda-kudamu menyempit lalu terbuka tanpa aturan. Jarak jadi mustahil dibaca, dan serangan balikmu berangkat dari posisi yang tidak kamu kenali. Pemula melakukannya karena mundur terasa mendesak saat bilah lawan mendekat.

  • Membaca tekanan di bilah

    Dua bilah yang bersentuhan menyalurkan kabar: kamu menekan sedikit, lalu merasakan apakah lawan mendorong balik atau memberi jalan. Jawaban itu menentukan apakah kamu masuk lewat jalur yang sama atau memutar ke sisi lain. Tekanannya diberikan dari jari, dengan lengan tetap santai.

    Yang sering keliruMenekan kuat terus-menerus supaya terasa menguasai. Lawan yang berpengalaman cukup melepas tekanan itu sedetik, dan bilahmu terlempar sendiri keluar garis lalu badanmu ikut terbuka. Peserta bertenaga besar paling rentan, sebab dorongan yang berhasil di sesi pertama membuatnya percaya tenaga adalah jawabannya.

  • Pulih ke posisi siap sesudah lunge

    Dari ujung lunge, kaki belakang menarik badan kembali ke belakang sementara tangan bersenjata tetap terjulur menjaga jalur. Pinggul turun lebih dulu, baru lengan ditarik pulang. Satu hitungan dipakai khusus untuk itu di tiap pengulangan supaya pemulihan terasa sebagai bagian gerakannya.

    Yang sering keliruBerdiri tegak dulu lalu baru menata kaki. Di jeda itu lawan yang tusukannya gagal masih bisa menyerang ulang, dan sebagian besar poin yang hilang di latihan bout justru jatuh di detik tersebut. Pemula melewatkannya karena merasa serangannya sudah selesai.

Enam Puluh Menit Anggar, dari Salut ke Salut

Pembagian menit ini dipakai pelatih sebagai patokan, dan porsinya boleh kamu minta digeser.

  1. 0 sampai 8

    Periksa perlengkapan, lalu salut

    Masker, jaket, dan sarung tangan dicoba lalu talinya dikencangkan, sementara pelatih memeriksa ujung bilah serta penutup karetnya satu per satu. Sesi dibuka dengan salut, penghormatan singkat yang menandai latihan resmi dimulai.

  2. 8 sampai 20

    Kaki saja, senjata di tepi

    Senjata diletakkan di luar lintasan. Dua belas menit penuh dipakai berpindah di satu garis mengikuti aba-aba yang arahnya tidak diberitahukan lebih dulu, sampai kedua lututmu belajar menahan posisi rendah.

  3. 20 sampai 35

    Berhadapan dengan pelatih

    Pelatih berdiri di hadapanmu memegang senjata dan memberi reaksi yang sudah diatur. Satu tema dikerjakan berulang sampai tanganmu mengerjakannya tanpa diminta, dengan koreksi yang disebutkan di sela pengulangan.

  4. 35 sampai 50

    Poin pendek yang dihentikan

    Pertukaran dijalankan satu poin sekali, berhenti setiap kali, lalu pelatih menjelaskan siapa yang berangkat lebih dulu. Jumlahnya dibatasi supaya bentukmu tidak rusak oleh kelelahan di sepuluh menit terakhir.

  5. 50 sampai 60

    Lenturan tungkai dan catatan lintasan

    Kedua tungkai diregangkan sambil duduk di tepi lintasan, pergelangan tangan diurut pelan, lalu perlengkapan dirapikan. Pelatih menutup dengan menuliskan panjang lungemu hari itu beserta satu hal yang dikejar pertemuan berikutnya.

FAQ

Senjata latihan anggar itu tajam?

Ujungnya tumpul dan diberi penutup karet, jadi yang terjadi saat tusukan masuk adalah bilahnya melengkung, tenaganya terbuang. Masker berjaring logam, jaket berlapis, dan sarung tangan menutup sisanya. Pelatih memeriksa semua tali pengikat terpasang rapat sebelum satu kontak pun dilepas, dan kontak baru dibuka sesudah kamu bisa mengarahkan ujung bilah dengan terkendali.

Rumah saya tidak punya lintasan lurus, latihannya di mana?

Yang dibutuhkan lantai datar sepanjang kira-kira 14 meter tanpa sambungan yang menjegal kaki, dan aula sekolah, ruang serbaguna kompleks, atau gedung olahraga biasanya memenuhinya. Pelatih ikut melihat ruangnya lebih dulu lalu memastikan izin pemakaiannya. Kalau kamu belum punya pilihan, kami tunjukkan beberapa gedung yang sudah pernah dipakai di kotamu.

Foil, epee, atau sabre, saya ambil yang mana lebih dulu?

Tiga sesi pertama dipakai mencoba ketiganya supaya keputusannya datang dari tanganmu sendiri. Foil menuntut kesabaran pada aturan prioritas, epee menerima tusukan ke seluruh tubuh sehingga menunggu jadi taktik, sabre paling cepat ritmenya. Sesudah itu kamu memilih satu untuk ditekuni, dan dua lainnya tetap sesekali dilatih sebagai pembanding rasa.

Tarif satu pertemuan berapa, dan perlengkapan ikut di dalamnya?

Mulai Rp 127.450 sekali datang untuk sesi 60 menit, bergerak mengikuti paket dan frekuensi yang kamu ambil. Senjata latihan serta pelindung dasar dibawa pelatih pada pertemuan awal, jadi angka itu belum menuntut belanja apa pun. Sewa aula, kalau tempatnya memungut, dihitung terpisah dan kami sebutkan nilainya lebih dulu.

Sesi pertama untuk yang benar-benar awam isinya apa?

Hampir seluruhnya kaki. Kamu berdiri en garde dengan kedua lutut menekuk, lalu maju dan mundur di satu garis sampai lututmu belajar menahan posisi tanpa badan ikut naik. Senjata baru masuk di akhir pertemuan, sekadar merasakan beratnya di tangan. Peserta awam biasanya butuh dua pertemuan sebelum lunge pertamanya terasa stabil.

Umur berapa anak boleh memegang senjata latihan?

Delapan tahun jadi titik yang paling lazim, karena di usia itu anak sudah bisa menahan aba-aba berhenti dan mengendalikan ujung bilah tanpa mengayun. Di bawahnya sesi diisi permainan langkah, keseimbangan, dan reaksi memakai tongkat busa. Remaja dan dewasa tanpa batas atas; peserta paruh baya cukup banyak di kelas pagi akhir pekan.

Masker dan jaket perlu punya sendiri?

Untuk beberapa bulan pertama pinjam dari pelatih sudah cukup. Begitu latihanmu masuk bout berulang tiap pekan, masker dan jaket pribadi jadi soal kebersihan dan kenyamanan ukuran, karena keduanya menyerap keringat. Pelatih menyebutkan ukuran yang pas, kisaran harganya, dan urutan membelinya supaya pengeluarannya tidak menumpuk di satu bulan.

Jam kerja saya bergeser tiap pekan, masih bisa latihan rutin?

Bisa, dan itu sebabnya hari serta jamnya kamu yang menetapkan. Pola yang paling banyak diambil sore hari kerja atau pagi akhir pekan, satu sampai tiga kali sepekan. Kalau giliranmu berubah, susunan pekan berikutnya diatur ulang bersama pelatih; pemberitahuan sehari sebelumnya sudah cukup untuk dia mengatur perjalanan.

Latihan memakai alat penilaian elektronik seperti pertandingan?

Sesi harian berjalan tanpa alat itu, dan penilaian poin dibacakan pelatih sambil dia menjelaskan siapa yang lebih dulu menyerang. Cara kerja kabel, lampu, dan jaket konduktif dibahas lewat sesi online plus rekaman pertandingan. Peserta yang menuju gelanggang sungguhan diajak berlatih di tempat yang punya alatnya sebelum tanggal lombanya.

Bagaimana urutan mendaftarnya dan kapan bisa mulai?

Lewat formulir pendaftaran di halaman ini. Sebutkan kota, ruang berlantai datar yang bisa dipakai, dan jam yang paling masuk buatmu. Tim kami membalas di WhatsApp, mencocokkan pelatih, lalu mengunci slotnya. Pertemuan perdana biasanya jalan kurang dari sepekan kalau ruangnya sudah ada, dan sedikit lebih lama kalau izinnya masih diurus.

Gambar Kursus Anggar Indonesia oleh Fitraga

Melatih Ketahanan Mental dengan Berlatih Anggar

Di balik setiap gerakan cepat dan langkah strategis anggar, tersembunyi latihan mental yang sangat kuat. Lewat anggar kamu belajar menghadapi tekanan, membuat keputusan dalam waktu singkat, dan tetap tenang dalam kondisi intens. Pertandingan anggar sering dimenangkan oleh ketenangan dan kecerdikan strategi.

Di Kursus Anggar Fitraga, setiap sesi dirancang melatih teknik sekaligus membentuk mentalitas pejuang: konsistensi, kerja keras, dan sportivitas. Peserta yang rutin berlatih umumnya merasakan peningkatan konsentrasi, kesabaran, dan rasa percaya diri, sehingga anggar makin banyak dipilih sebagai media pengembangan diri.

6 manfaat tersembunyi dari latihan anggar

  1. Refleks dan kecepatan reaksi yang terasah setiap sesi.
  2. Koordinasi tangan, mata, dan kaki yang lebih presisi.
  3. Fokus dan konsentrasi di bawah tekanan.
  4. Kelincahan dan kekuatan tungkai dari lunge dan footwork.
  5. Pengendalian emosi dan sportivitas dari etika salut.
  6. Kepercayaan diri yang terbawa ke sekolah, kampus, dan kerja.

Bangun Mental Tangguh Lewat Latihan Anggar

Latihan bersama pelatih profesional untuk menaikkan skill dan mental tandingmu.

Daftar Sekarang