Kursus NasionalKebugaran dan Senam

Kursus Olahraga IndonesiaSolusi Mudah untuk Tubuh Lebih Bugar

Kursus olahraga Fitraga disediakan khusus untuk kamu yang ingin menaikkan keterampilan dan kebugaran fisik, di cabang mana pun yang kamu pilih.

  • Mulai Rp 110.826 per pertemuan
  • 4.9 dari 426 ulasan
  • Online seluruh Indonesia, tatap muka di 28 kota

Konsultasi gratis. Pelatih datang ke lokasimu, dan tarif lengkap disampaikan sebelum sesi pertama.

Gambar Kursus Olahraga Indonesia oleh Fitraga
Program
Kursus Olahraga Indonesia
Penyelenggara
Fitraga
Biaya mulai
Rp 110.826 per pertemuan
Jadwal
Sesi 60 menit, pagi atau sore mengikuti jam luangmu, 1 sampai 3 kali seminggu, bisa ganti cabang di tengah jalan.
Metode
Tatap muka di rumah, taman, GOR, atau kolam dekat lokasimu, online untuk program dan pendampingan.

Tentang Kursus

Belajar Olahraga Jadi Seru, Menantang, dan Penuh Semangat

Konsultasi gratis lewat WhatsApp

Program olahraga umum Fitraga cocok kalau kamu belum memutuskan cabang tertentu. Pelatih datang ke rumah, taman, GOR, atau kolam dekat lokasimu, dengan sesi 60 menit satu sampai tiga kali seminggu, dan program mandiri disiapkan lewat sesi online untuk hari di antaranya.

Program ini paling sering diambil orang yang sedang berdiri di persimpangan. Orang tua yang anaknya sudah berhenti di dua klub berbeda dan ingin tahu cabang mana yang benar-benar cocok, pekerja tiga puluhan yang terakhir berolahraga di masa sekolah, dan remaja yang diminta sekolahnya memilih ekstrakurikuler tanpa pernah mencoba apa pun.

Pekan-pekan pembuka membentuk dasar yang terpakai di cabang mana pun. Pertemuan pertama mencatat lima angka sederhana: denyut nadi bangun tidur, jumlah push-up yang masih rapi, jangkauan tangan ke ujung kaki, keseimbangan berdiri satu kaki bermata terpejam, serta catatan waktu satu kilometer. Tiga pertemuan sesudahnya melatih berlari efisien, berhenti dan berganti arah, mendarat, lalu melempar dan menangkap.

Nol keterampilan diasumsikan di sini, jadi pintu masuknya paling lebar di antara semua program. Usia tujuh tahun sampai enam puluhan sama-sama bisa ikut, dan yang berbeda hanya porsi permainan dibanding porsi latihan. Peserta di atas empat puluh yang lama tidak bergerak ditanyai dulu soal tekanan darah, sendi, dan obat rutin, lalu hasil pengukuran awalnya dipakai sebagai batas atas intensitas beberapa pekan pertama.

Kurikulum6 materi

Materi yang Akan Diajarkan

Urutan materi olahraga dari dasar sampai siap kompetisi. Pelatih mengukur kemampuanmu di sesi pertama, lalu menyesuaikan urutannya.

  1. Mengukur titik mulaimuSesi pertama berisi pengukuran, karena tanpa angka awal kemajuan cuma terasa. Yang dicatat sederhana dan bisa diulang di rumah: denyut nadi saat baru bangun, berapa push-up yang masih rapi, seberapa jauh tanganmu turun saat duduk meraih ujung kaki, berapa lama kamu berdiri satu kaki dengan mata terpejam, dan waktu menempuh satu kilometer. Lima angka itu diulang setiap enam pekan dan jadi bahan percakapan berikutnya.denyut nadi istirahat · uji push-up · duduk meraih ujung kaki · berdiri satu kaki · waktu satu kilometer
  2. Keterampilan gerak yang dipakai cabang mana punSebelum memilih cabang olahraga, ada keterampilan yang berguna di semuanya. Kamu melatih cara berlari yang tidak membuang tenaga, cara berhenti mendadak tanpa lutut menekuk ke dalam, cara mengubah arah, dan cara mendarat dari lompatan. Melempar dan menangkap juga masuk, karena banyak orang dewasa melewatkan latihan itu sejak kecil dan baru menyadarinya saat mencoba cabang berbola. Keterampilan ini yang nanti membuat cabang apa pun terasa lebih cepat dipelajari.teknik berlari · berhenti dan ubah arah · mendarat dari lompatan · melempar dan menangkap
  3. Mencoba beberapa cabang secara bergilirBagian paling berguna dari program ini adalah giliran mencoba. Beberapa pekan dipakai menjajal cabang yang berbeda sifatnya: satu yang dimainkan beregu, satu yang kamu jalani sendiri, satu di air, satu yang mengandalkan ketepatan. Yang diperhatikan selama itu reaksimu sendiri, apakah kamu menikmati latihan berulang atau justru menunggu pertandingannya, apakah kerumunan menambah semangat atau melelahkan. Jawaban itu lebih menentukan daripada bakat di pekan pertama.giliran mencoba cabang · beregu atau sendiri · mengenali reaksi sendiri · cabang ketepatan
  4. Bermain beregu: peran, panggilan, dan menerima hasilCabang yang dimainkan beregu menuntut keterampilan yang tidak terlihat saat berlatih sendiri. Kamu belajar memanggil nama sebelum mengirim bola, mengisi ruang yang kosong tanpa diperintah, membaca siapa yang sedang bebas, dan memahami tugas tiap posisi. Sesi selalu ditutup permainan kecil, karena di situ semua itu diuji di bawah tekanan. Porsi yang sama besar diberikan pada cara menerima kalah dan menyemangati kembali, dan itu yang paling terasa manfaatnya di luar lapangan.memanggil sebelum mengirim bola · mengisi ruang kosong · tugas tiap posisi · dasar taktik beregu · permainan kecil penutup · menerima kalah
  5. Membangun napas dan daya tahanDaya tahan jadi bekal yang jarang terbuang, apa pun cabang yang akhirnya kamu pilih. Latihannya dimulai dari gerak terus-menerus dengan tempo yang masih memungkinkanmu bicara, lalu ditambah potongan cepat yang diselingi jalan santai. Yang diajarkan sekaligus cara membaca tandanya sendiri: napas yang masih teratur, kaki yang masih ringan, dan tidur malam yang tetap pulas. Tiga tanda itu memberi tahu kapan porsinya layak dinaikkan.tempo masih bisa bicara · potongan cepat berselang · membaca tanda tubuh · menaikkan porsi
  6. Memutuskan cabang dan berpindah ke pelatih khususnyaProgram ini memang berujung pada keputusan. Setelah giliran mencoba selesai, kamu dan pelatih menimbang empat hal: mana yang paling kamu tunggu tiap pekan, mana yang fasilitasnya terjangkau dari rumahmu, mana yang jadwalnya cocok, dan mana yang perkembangannya paling cepat terasa. Dari situ programmu diserahkan ke pelatih yang memang menekuni cabang itu, lengkap dengan catatan latihan yang sudah terkumpul supaya kamu tidak mulai dari nol lagi.empat pertimbangan · akses fasilitas · serah terima ke pelatih khusus · catatan latihan terbawa

Progress record dicatat tiap sesi, jadi kamu tahu materi mana yang sudah tuntas.

Kata Mereka

Sejak bergabung di Kursus Olahraga Indonesia, fisikku makin prima dan daya tahan tubuh meningkat. Latihannya menantang tapi tetap menyenangkan.

Rama15 tahun, Jakarta

Awalnya ikut hanya untuk kebugaran, ternyata aku juga belajar banyak tentang strategi dan kerja sama tim. Kursus ini cocok buat semua usia.

Rizky20 tahun, Bandung

Latihannya seru dan variatif, tidak monoton. Aku juga jadi punya banyak teman baru dengan semangat olahraga yang sama.

Yoga18 tahun, Tangerang

Enam Puluh Menit yang Separuhnya Berupa Permainan

Bentuk sesi sengaja dijaga mirip tiap pekan meski cabang yang dicoba berganti, supaya kamu punya pembanding yang adil.

  1. 0 sampai 10

    Bergerak dulu, lalu satu permainan pembuka

    Jalan cepat berganti langkah panjang dan ayunan kaki, disusul satu permainan kejar sederhana. Denyutmu naik tanpa terasa seperti latihan, dan pelatih sudah bisa melihat sisi mana yang kaku hari itu.

  2. 10 sampai 20

    Satu keterampilan gerak digarap terpisah

    Satu keterampilan dipilih untuk hari itu dan dikerjakan di jalur bertanda, dengan jumlah ulangan sedikit dan jeda penuh di antaranya. Yang dicari kerapian, jadi set dihentikan begitu bentuknya mulai berubah.

  3. 20 sampai 35

    Cabang yang sedang masuk giliran

    Cabang pekan itu dimainkan dengan aturan yang disederhanakan supaya kamu cepat masuk ke permainannya. Pelatih mencatat berapa lama perhatianmu bertahan dan bagian mana yang kamu minta diulang tanpa diminta.

  4. 35 sampai 50

    Permainan kecil di lapangan yang dipendekkan

    Pemainnya sedikit dan lapangannya pendek, jadi bola datang kepadamu berkali-kali dalam satu menit. Di sini keputusan di bawah tekanan ikut terlatih, termasuk kebiasaan memanggil nama sebelum mengirim bola.

  5. 50 sampai 60

    Pendinginan dan satu angka diuji ulang

    Jalan santai dan peregangan menurunkan denyut, lalu satu dari lima pengukuran awalmu diuji ulang kalau jaraknya sudah enam pekan. Percakapan penutupnya soal bagian yang paling kamu tunggu hari ini.

Jangkauan

Tersedia di 28 kota dan online

Tatap muka olahraga berjalan di 27 kota berhalaman sendiri. Pilih kotamu di bawah.

Kota lain

Lihat semua lokasi

Lima Keterampilan Gerak yang Terpakai di Cabang Mana Pun

Kelima hal ini dipakai di hampir semua cabang, jadi memperbaikinya sekarang mempercepat apa pun yang kamu pilih nanti.

  • Langkah berlari yang mendarat di bawah badan

    Badan dimiringkan sedikit ke depan dari pergelangan kaki, lalu tiap langkah dijatuhkan tepat di bawah pinggul. Lengan mengayun dari bahu dengan siku tetap menekuk, dan pandangan diarahkan ke titik sekitar dua puluh meter di depanmu.

    Yang sering keliruMelangkah jauh ke depan lalu mendarat dengan tumit mendahului badan. Tiap langkah jadi pengereman kecil, lutut menerima benturan penuh, dan larimu terasa berat padahal napasnya masih longgar. Dugaan bahwa langkah panjang berarti cepat yang jadi sebabnya.

  • Berhenti dalam tiga langkah pendek

    Begitu kamu memutuskan berhenti, badan direndahkan dan langkah dipendekkan jadi tiga sentuhan cepat. Kaki terakhir ditanam agak lebar di luar garis badan, dengan lutut tetap sejajar arah ujung kakinya, dan dada dijaga di atas lutut itu.

    Yang sering keliruBerhenti dalam satu langkah sambil badan tetap tegak, dan lutut penahan jatuh ke arah dalam. Itu posisi yang paling sering mencederai lutut di cabang berbola, dan ia muncul justru saat peserta bersemangat mengejar bola.

  • Melempar yang dimulai dari kaki

    Kaki yang berlawanan dengan tangan pelempar melangkah ke arah sasaran, pinggul berputar lebih dulu, lalu siku lewat di atas garis bahu. Bola dilepas saat tangan melewati kepala, dan ayunannya diteruskan sampai tangan berhenti di pinggul seberang.

    Yang sering keliruMelempar dengan lengan saja sementara kedua kaki diam di tempat. Bolanya melambung pendek, arahnya meleset ke satu sisi, dan bahu menanggung seluruh kerjanya. Banyak peserta dewasa melewatkan latihan ini sejak kecil dan baru menemukannya sekarang.

  • Menangkap dengan tangan di jalur bola

    Kedua tangan dibawa naik ke jalur bola sebelum bola tiba, dengan ibu jari bertemu untuk bola setinggi dada ke atas dan jari kelingking bertemu untuk bola rendah. Saat bola mendarat, tangan menarik mundur sedikit untuk meredam kecepatannya.

    Yang sering keliruMenjepit bola ke dada atau memejamkan mata sesaat sebelum bola tiba. Keduanya kebiasaan yang terbentuk setelah sekali terkena bola keras, dan keduanya membuat tangkapan gagal lebih sering, sehingga rasa takutnya bertambah tiap percobaan.

  • Napas yang dikunci ke irama langkah

    Udara ditarik lewat hidung dan mulut bersamaan, lalu dibuang lebih panjang daripada ditariknya. Iramanya dikunci ke langkah, misalnya tiga langkah untuk menarik dan tiga langkah untuk membuang, sehingga kamu punya penanda yang jelas saat tempo naik.

    Yang sering keliruMenarik napas pendek dan cepat di bagian atas dada. Udara masuk sedikit, dada terasa sempit, dan kamu berhenti karena merasa kehabisan napas padahal kaki masih sanggup. Peserta yang lama tidak bergerak hampir selalu mengalaminya di pekan pertama.

Gambar Kursus Olahraga Indonesia oleh Fitraga

Kursus Olahraga Indonesia: Petualangan Sehat dan Seru

Kursus olahraga kini hadir di seluruh penjuru tanah air, membawa kegembiraan dan manfaat bagi anak-anak, remaja, sampai dewasa. Setiap peserta punya cara unik belajar: ada yang suka teori, ada yang langsung beraksi di lapangan, ada yang ingin tantangan tim. Di Fitraga, pengalaman belajar disesuaikan dengan gayamu, mengajarkan teknik sekaligus mengasah mental.

Dari sepak bola, basket, voli, renang, sampai olahraga rekreasi, setiap sesi didesain untuk memahami teknik dan strategi sambil tetap bersenang-senang.

Cara memilih cabang yang cocok untukmu

  1. Tujuan: kebugaran umum, prestasi, atau pelepas stres.
  2. Usia dan kondisi tubuh: anak-anak butuh permainan motorik, dewasa butuh porsi kekuatan dan kardio.
  3. Akses fasilitas: kolam, lapangan, atau cukup ruang di rumah.
  4. Coba sesi pertama, lalu diskusikan dengan tim Fitraga untuk melanjutkan atau berpindah cabang.

Kosakata yang Dipakai Selama Giliran Mencoba

Program ini melintasi beberapa cabang, jadi istilahnya yang umum dipakai di semuanya. Delapan kata ini cukup untuk mengikuti catatan latihanmu.

Keterampilan gerak dasar
Kelompok kemampuan yang dipakai hampir semua cabang: berlari, melompat, mendarat, melempar, menangkap, dan mengubah arah. Ia digarap lebih dulu karena terpakai di mana pun kamu berlabuh.
Agility
Kemampuan mengubah arah dan kecepatan sambil badanmu tetap seimbang. Ia diuji dengan jalur bertanda yang kamu lewati sambil waktunya dicatat, lalu diulang setiap beberapa pekan.
Permainan kecil
Pertandingan dengan lapangan dipendekkan dan jumlah pemain dikurangi. Bola jadi lebih sering menyentuh tiap peserta, sehingga keputusan dan napas terlatih bersamaan dalam waktu yang singkat.
Denyut nadi istirahat
Jumlah denyut per menit saat kamu baru bangun dan belum beranjak dari tempat tidur. Angkanya menurun perlahan seiring daya tahanmu bertambah, dan itu termasuk tanda paling awal yang terukur.
Tempo percakapan
Kecepatan latihan yang masih menyisakan napas untuk mengucapkan satu kalimat utuh. Sebagian besar menit latihan daya tahanmu dikerjakan di kecepatan ini, karena ia murah secara pemulihan.
Giliran cabang
Jadwal yang memberi satu cabang berbeda untuk tiap beberapa pekan. Yang dikumpulkan reaksimu sendiri terhadap masing-masing, dan catatan itu yang dibaca ulang sebelum satu pilihan diputuskan.
Pemanasan dinamis
Pemanasan yang dikerjakan sambil berpindah tempat, misalnya langkah panjang dan ayunan kaki. Ia membuka sendi persis di jangkauan yang akan dipakai latihan hari itu, jadi isinya berubah tiap pekan.
Serah terima
Perpindahan programmu ke pelatih yang menekuni satu cabang, lengkap dengan catatan latihan yang sudah terkumpul. Kamu melanjutkan dari titik sekarang, dan pengukuran awalnya tidak diulang.

Benefit Olahraga Apa yang Kamu Dapat?

Program Latihan yang Disesuaikan

Program olahraga umum punya satu kemampuan yang khas: ia boleh berganti arah di tengah jalan. Beberapa pekan dipakai menjajal cabang yang sifatnya berbeda, cabang beregu, cabang perorangan, cabang air, dan cabang yang menuntut ketepatan, lalu isinya disusun ulang mengikuti mana yang paling kamu tunggu. Pergantian itu tidak mengulang program dari awal.

Jadwal Fleksibel

Karena cabangnya masih berganti, tempatnya ikut berpindah: taman dekat rumah, GOR yang disewa per jam, lapangan sekolah di akhir pekan, atau kolam umum saat giliran cabang air. Jamnya kamu tentukan, dan hari di antara sesi diisi program mandiri supaya pekan tanpa pelatih tetap jalan. Biaya sewa tempat dibicarakan lebih dulu supaya tidak ada kejutan.

Pemantauan Berkala

Lima angka dari sesi pembuka diukur ulang setiap enam pekan, jadi kemajuan berhenti bersandar pada rasa. Yang juga dicatat reaksimu di tiap cabang yang dicoba: mana yang kamu nantikan sepanjang pekan, mana yang membuatmu lelah sebelum mulai, dan mana yang perkembangannya paling cepat terasa. Catatan itu ikut berpindah saat kamu masuk ke cabang pilihan.

Metode Latihan Diperbarui

Pelatih di program ini menguasai keterampilan gerak yang terpakai lintas cabang, lalu memanggil rekan yang memang menekuni satu cabang saat giliran mencobanya datang. Begitu keputusanmu jatuh, programmu diserahkan ke pelatih yang menekuni cabang itu, beserta catatan latihan yang sudah berisi beberapa bulan. Perkenalannya berjalan di sesi terakhirmu di program ini.

Komunikasi Aktif

Diskusinya lebih sering daripada di program cabang tunggal, karena ada satu keputusan yang harus diambil bersama. Pelatih menyampaikan apa yang ia lihat di tiap percobaan, kamu menyampaikan mana yang terasa menyenangkan, dan pilihan akhirnya ditimbang dari jarak tempat latihan, jadwal, serta biaya perlengkapannya. Catatan diskusinya disimpan supaya keputusannya bisa ditinjau ulang.

Seru dan Penuh Semangat

Tiap sesi selalu ditutup permainan kecil, dan itu bagian yang paling dicari peserta muda. Di situ pula semua yang dilatih diuji di bawah tekanan: memanggil nama sebelum mengirim bola, mengisi ruang kosong tanpa diperintah, dan menerima hasil akhir dengan kepala tetap tegak. Permainannya dipilih sesuai jumlah peserta yang datang hari itu.

1.560+

Sesi Terlaksana

100%

Fleksibel

5+

Tahun Tepercaya

98+

Pelatih Hebat

FAQ

Saya belum tahu mau olahraga apa. Apakah itu justru alasan ikut program ini?

Betul, dan itu memang pintu masuknya. Pelatih mengukur titik mulaimu di pertemuan pertama, lalu beberapa pekan berikutnya kamu mencoba cabang yang karakternya saling berbeda. Keputusan diambil setelah kamu merasakannya sendiri, dan tim kami menyodorkan pilihan yang fasilitasnya memang terjangkau dari rumahmu. Peserta yang sudah punya cabang tujuan boleh langsung masuk ke pelatih khususnya.

Kalau di tengah jalan saya ingin pindah cabang, programnya mulai dari nol lagi?

Tidak. Catatan latihanmu ikut berpindah, termasuk hasil pengukuran daya tahan dan kelenturan, jadi pelatih baru tahu persis titik mulaimu. Keterampilan gerak umum seperti cara berhenti mendadak dan cara mendarat juga terbawa, dan itu yang membuat cabang kedua biasanya terasa lebih cepat dikuasai. Pergantiannya dibicarakan dulu supaya jadwal pelatihnya siap.

Rp 110.826 per pertemuan itu berubah kalau cabangnya ganti?

Tarif tiap cabang memang berbeda karena alat dan tempatnya berbeda, jadi angka itu disesuaikan saat kamu pindah jalur, dan kami menyebutkannya sebelum perpindahan disetujui. Biaya sewa lapangan, tiket kolam, atau pemakaian gelanggang dihitung terpisah. Yang ada di dalam tarif jasa pelatih, program tertulis, dan catatan tiap pertemuan.

Latihannya di mana kalau cabangnya masih berganti-ganti?

Di titik yang paling dekat denganmu, dan itu berubah mengikuti cabangnya: halaman rumah atau taman untuk gerak dasar, gelanggang untuk cabang berbola, kolam untuk cabang air. Pelatih mendatangi titik yang kamu tentukan, dan tim kami menyebutkan fasilitas umum yang terdekat dari alamatmu. Jarak tempuh pelatih ikut dipertimbangkan saat jadwal disusun.

Sesinya seberapa sering supaya giliran mencoba cabang tidak kelamaan?

Satu sampai tiga pertemuan 60 menit seminggu. Dengan dua kali sepekan, satu cabang cukup dirasakan dalam tiga pekan, jadi empat cabang terjajal dalam tiga bulan. Sekali sepekan membuat giliran itu dua kali lebih panjang. Jam pagi maupun sore dipakai, mengikuti jam luang yang kamu punya. Program mandiri mengisi hari di antaranya.

Bagaimana cara mendaftar kalau pilihan cabangnya belum ada?

Kirim formulir pendaftaran dan pilih program olahraga umum. Di kolom keterangan, tulis usia peserta, tujuan yang paling kamu inginkan, dan cabang yang sempat terpikir meski masih ragu. Tim kami memakai itu untuk menyiapkan giliran mencoba, lalu mengabari pelatih dan jadwal yang tersedia di kotamu. Keputusan cabang tetap jadi milikmu.

Satu pelatih menguasai semua cabang yang dicoba?

Tidak, dan memang tidak perlu. Giliran mencoba dipegang pelatih yang menangani keterampilan gerak umum, lalu untuk cabang tertentu ia mengundang pelatih yang menekuninya untuk satu sampai dua pertemuan. Begitu kamu memutuskan, programmu diserahkan penuh ke pelatih cabang itu beserta catatan yang sudah terkumpul. Pelatih pengganti bisa diminta kapan pun.

Anak saya cepat bosan dan sudah berhenti di dua klub. Apakah di sini sama?

Bosan paling sering muncul saat cabangnya dipilihkan orang lain. Program ini membalik urutannya: anak mencoba beberapa cabang lebih dulu dan ikut memutuskan. Sesi juga ditutup permainan kecil, karena bagian itulah yang paling ditunggu anak. Usia tujuh tahun ke atas paling cocok di jalur ini, dan kemajuannya dibicarakan denganmu.

Umur empat puluhan dan lama tidak bergerak. Apa yang diperiksa lebih dulu?

Keluhan lama ditanyakan di awal: lutut, punggung, dan tekanan darah. Setelah itu porsi dibuat sengaja rendah selama dua pekan, dengan kecepatan yang masih menyisakan napas untuk berbicara. Tandanya dibaca dari tiga hal: napas yang pulih cepat, kaki yang tidak berat besok pagi, dan tidur yang tetap pulas.

Apakah program ini sekadar pemanasan sebelum masuk cabang sungguhan?

Isinya latihan yang berdiri sendiri. Cara berlari tanpa membuang tenaga, berhenti mendadak tanpa lutut jatuh ke dalam, mengubah arah, melempar dan menangkap, lalu mendarat dari lompatan: semuanya dipakai di cabang mana pun dan banyak orang dewasa melewatkannya sejak kecil. Daya tahan yang dibangun di sini juga ikut terbawa.

Ayo, Bugarkan Tubuhmu Sekarang Bersama Fitraga

Pilih cabang olahraga favoritmu dan mulai latihan bersama pelatih profesional.

Daftar Sekarang