- Yoke
- Palang berbantal di tengah kano yang lengkungnya mengikuti leher dan bahu. Ia titik tumpu saat perahu dipikul seorang diri di darat.
- Portage
- Penggal jalan darat di antara dua perairan, sekaligus nama kegiatan memikul perahu beserta barangnya melewati penggal darat itu dari ujung ke ujung.
- Freeboard
- Jarak dari permukaan air sampai bibir lambung atas. Makin banyak barang di dalam kano, makin kecil angkanya, dan makin gampang air melimpah masuk.
- Hut
- Aba-aba satu suku kata dari pendayung buritan. Artinya seluruh awak berpindah sisi dayung pada tarikan berikutnya, tanpa perlu satu kalimat pun.
- Tali tambat
- Tali pendek yang terpasang di haluan dan buritan. Dipakai menambatkan kano di dermaga, dan menuntunnya dari darat kalau airnya terlalu dangkal untuk didayungi.
- Lunas
- Tonjolan memanjang di dasar perahu yang membantunya betah lurus. Lambung tanpa lunas lebih gampang diputar dan lebih cerewet dijaga arahnya.
- Tumblehome
- Lengkung lambung yang menyempit ke dalam di bagian atas. Bentuk itu memberi ruang supaya tanganmu bisa mendayung lebih dekat ke sisi perahu.
- Kemantapan sekunder
- Ketahanan kano sesudah lambungnya miring. Perahu yang terasa goyah pada sudut kecil sering justru paling mantap saat dimiringkan jauh.
- Gelombang kapal
- Gelombang tinggalan perahu bermotor yang masih berjalan beberapa menit sesudah perahunya menghilang. Di danau, ia sumber goyangan terbesar bagi perahu terbuka.
- Jalur air
- Rangkaian titik masuk dan keluar di satu danau atau sungai yang biasa dipakai pendayung, lengkap dengan tempat berhenti dan titik memikul.
- Air tenang
- Perairan tanpa arus berarti: danau, waduk, dan teluk terlindung. Di situlah seluruh jenjang kano berjalan, sampai nomor lomba sekalipun.